Setelah berhasil merekam layar laptop, saya justru semakin tidak bisa berhenti memikirkanya. Pagi, siang, malam, nontop. Makan dan minum jadi tidak enak. Saya berfikir, pasti ada aplikasi lain yang khusus diperuntukkan merekam layar. Dan ternyata ada banyak.
Dan pencarian saya tidak berhenti sampai disitu. Dan tiba-tiba timbul sebuah pertanyaan yang tiba-tiba menyeruak dari relung hati terdalam. Adakah aplikasi non perekam layar yang ternyata bisa digunakan untuk merekam layar?
Seperti hal yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, raket setrum nyamuk yang dibawahnya ada lampu senternya, hingga ponsel pintar yang sekaligus bisa digunakan sebagai kamera, tv, radio, hingga remote ac.
Atas dasar pemikiran tersebut, saya niatkan untuk menelusuri lebih jauh.
Saya buka satu demi satu aplikasi yang ada di laptop saya. Saya kulik fitur-fiturnya. Paint, Windows media player, Wordpad, Notepad, semua aplikasi yang ada di laptop saya coba satu per satu. Saya buka satu-satu menunya, apakah ada fitur merekam layar laptopnya atau tidak?
Hingga saya menemukan aplikasi ini. Sebuah media player yang bisa diunduh gratis yang bernama VLC. Selain gratis VLC juga merupakan medi player yang open source, cross platform, serta portable.
Menurut informasi yang saya dapatkan dari orang lapangan, VLC merupakan singkatan dari VideoLAN Client karena memang pada jaman dahulu kala VLC merupakan klien dari VideoLAN. Untuk info lebih jelas mengenai Aplikasi ini, anda bisa langsung cus kepo-kepo di videolan.org
Selain keistimewaan VLC yang telah saya sebutkan diatas, ada salah satu lagi keistimewaan VLC yang jarang orang ketahui. Ternyata VLC selain sebagai media player, juga bisa digunakan untuk merekam layar laptop. Sudah saya buktikan sendiri, dan it works.
Bagaimana caranya?
1. DOWNLOAD VLC
Seperti nampak dalam screenshoot diatas, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mendownload installer VLC terbaru. Langsung saja buka browser anda, pergi ke alamat videolan.org
Setelah websitenya terbuka, klik tombol oranye yang tulisanya Download VLC. Lalu, tunggu hingga proses download selesai.
Setelah download selesai, buka folder tempat menyimpan hasil download, cari installer VLC nya.
2. INSTALL VLC
Langkah berikutnya yang harus dilakukan adalah install VLC. Untuk mempermudah anda, berikut saya sertakan langkah demi langkahnya, beserta gambar.
Double klik installer VLC maka akan muncul seperti gambar diatas. Pilih bahasa yang akan digunakan, saya prefer bahasa Inggris karena biasanya kalau aplikasi dirubah menjadi bahasa lain, translasinya jadi aneh.
Klik OK.
Muncul kata sambutan seperti gambar diatas, anda cukup klik next.
Muncul license agreement, klik next.
Muncul choose components, klik next.
Muncul pilihan lokasi install. Saya pilih defaultnya, di program files drive C. Klik install. Tunggu hingga proses install selesai kemudian klik finish.
3. SETTING VLC
Setelah selesai terinstall kemudian aplikasi VLC Media Player telah terbuka, maka saatnya kita lakukan proses selanjutnya. Pada baris kedua, di pojok kanan atas ada tulisan view. Klik view kemudian klik advance control.
Apabila berhasil, muncul panel tombol untuk merekam layar diatas tombol play.
Pada baris kedua, di pojok kiri atas (tepat di bawah ikon VLC) terdapat tombol media. Klik media kemudian klik open capture device.
Muncul kotak open media. Pada baris kedua terdapat tombol file, disc, network, capture device. Klik tombol capture device. Capture mode diganti desktop. Pada kotak options, desired frame rate from the capture diganti menjadi 30 f/s. Kemudian klik play.
Apabila tombol lingkaran berubah menjadi merah berarti VLC Media Player sudah mulai merekam layar.
Setelah saya berhasil melakukanya, sayapun bisa bernapas lega. Saya bisa kembali menjalani hari-hari dengan ceria.
Oiya, apabila anda kurang jelas dan ingin melihat prosesnya secara video, anda dapat mampir ke link youtube di bawah ini.
Akhir kata, semoga tulisan ini bermanfaat, serta anda bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari pengalaman saya.
Salam.












Post a Comment